Tips Hemat dan Anti Boros Buat Pecinta Kopi

Berbagai pengeluaran perlu kamu atur dengan baik agar tetap hemat dan irit, termasuk budget buat ngopi.

E

Editor Hartaku

Content Writer

25 Oktober 2025

Tips Hemat dan Anti Boros Buat Pecinta Kopi

Kebiasaan ngopi sudah jadi bagian dan gaya hidup masyarakat. Entah itu untuk memulai hari, menemani kala bekerja, atau sekedar dinikmati saat nongkrong bersama teman.

Tapi kalau pengeluaran buat beli ngopi tidak kamu atur dengan baik, dompet bisa cepat menipis tanpa kamu sadari. Nah, biar tetap bisa menikmati kopi favorit tanpa buat keuangan berantakan, ada beberapa tips finansial yang bisa kamu coba. Simak selengkapnya!

Tips Hemat Buat Pecinta Kopi

Kebiasaan ngopi memang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Apalagi, buat sebagian orang ngopi bukan sekedar budaya tetapi penambah energi agar siap menjalani hari dengan berbagai aktivitas yang melelahkan. Tak heran, banyak orang yang rela merogoh kocek tiap harinya demi menikmati secangkir kopi di coffee shop ataupun lewat layanan pesan antar.

Masalahnya, kebiasaan ngopi jika tidak dikelola dengan baik juga akan berdampak ke keuangan kamu. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh GoodStats di tahun 2024 yang dikutip oleh Shafiq.id, rata-rata pengeluaran sekali ngopi di kedai kopi berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp50.000. Bayangkan saja jika kebiasaan ini dilakukan 3-4 kali dalam seminggu maka pengeluaran bulanan bisa mencapai Rp240.000 hingga Rp800.000. Maka dalam setahun setidaknya kamu harus merogoh sebesar Rp9,6 juta.

Inilah alasan mengapa mengatur anggaran termasuk budget buat ngopi sangat penting buat kamu. Dengan perencanaan finansial yang baik, kamu tetap bisa menikmati kopi tanpa khawatir lagi dompet menipis. Nah, di bawah ini telah kami rangkum beberapa tips finansial agar tetap irit dan hemat buat pecinta kopi, berikut diantaranya :

Menentukan Anggaran Bulanan Buat Ngopi

Tips pertama dan cukup sederhana agar kamu tetap dapat mengontrol hobi ngopi yaitu dengan menetapkan anggaran khusus buat ngopi setiap bulannya. Coba tentukan terlebih dahulu berapa jumlah uang yang akan kamu sisihkan untuk kebutuhan kopi. Misalnya, dalam sebulan kamu punya anggaran sekitar Rp500.000 buat beli kopi dan nongkrong.

Dengan metode ini, kamu akan punya batasan pengeluaran yang jelas. Anggaran kopi ini ibaratnya pembatas yang akan membantu kamu disiplin dalam mengelola pengeluaran. Cara ini terdengar sederhana, tapi punya dampak yang besar pada keuangan kamu agar tetap sehat dan terkontrol.

Atur Keuangan Pribadi dengan Metode 50/30/20

Tanpa kamu sadari sebenarnya berbagai pengeluaran kecil seperti membeli kopi setiap hari akan semakin menumpuk dan akhirnya akan jadi beban finansial yang besar di akhir bulan. Nah, supaya kamu tetap bisa menikmati hobi kamu untuk ngopi tanpa takut dompet menipis, kamu juga bisa coba metode keuangan sederhana dalam mengatur keuangan yaitu metode 50/30/20 rule.

Sederhananya, metode ini kamu akan membagi keuangan kamu sesuai rule tadi. Yaitu, menggunakan 50% anggaran untuk kebutuhan pokok, seperti untuk kebutuhan makan sehari-hari, transportasi, kos atau kontrakan, dan tagihan rutin lainnya. 

Kemudian 30% untuk dialokasikan untuk kebutuhan keinginan  termasuk untuk ngopi. Anggaran sebesar 30% dari penghasilan ini pada dasarnya untuk hal-hal yang sifatnya hiburan misalnya belanja, jalan-jalan, dan ngopi di kafe. Sementara sisanya yaitu 20% untuk dialokasikan untuk tabungan atau investasi.

Manfaatkan Promo dan Diskon Coffee Shop

Saat ini banyak banget coffee shop yang ngasih promo, mulai dari diskon harga hingga cashback buat para pelanggannya. Nah, ini bisa jadi trick buat kamu agar bisa tetap hemat budget tanpa harus mengurangi frekuensi ngopi. 

Supaya tidak ketinggalan informasi mengenai diskon dan promo dari coffee shop sebaiknya kamu rutin memantau website hingga media sosial coffe shop langganan kamu karena berbagai promo dan diskon biasanya di share disana. Hanya dengan mengikuti instruksi promo kamu sudah dapat potongan harga saat melakukan pembelian. 

Potongan promo seperti ini memang jumlahnya terlihat kecil, tapi kalau rutin kamu gunakan lumayan banget bisa meringankan pengeluaran bulanan kamu. Jadi ngopi tetap jalan pengeluaran bulanan pun bisa tetap aman.

Meracik Kopi Sendiri Di Rumah

Siapa bilang kalau menikmati kopi yang enak harus selalu di coffe shop dan perlu keluar banyak uang? Faktanya, kamu bisa banget membuat kopi sendiri di rumah dengan alat dan bahan sederhana. Tidak perlu mesin kopi yang harganya mahal, cukup dengan beberapa alat manual seperti moka pot atau gunakan metode tubruk ala tradisional kamu bisa meracik kopi sendiri yang sesuai selera. 

Apalagi berbagai tutorial meracik kopi sudah bisa kamu lihat lewat media sosial. Bahkan keuntungan lainnya dengan membuat kopi sendiri bukan hanya soal hemat biaya tapi juga soal rasa. Sebab dengan racikan sendiri kamu bisa menyesuaikan dengan selera kamu, apakah ingin membuat kopi yang lebih strong atau menggunakan gula aren dan lebih creamy semuanya bisa kamu sesuaikan terserah kamu. Proses meracik kopi juga bisa lebih cepat karena tidak lagi perlu menunggu antrian yang lama seperti saat antri di coffee shop.

Kebiasaan meracik kopi sendiri juga punya manfaat jangka panjang, sebab tidak lagi membebani pengeluaran kamu untuk membeli kopi di luar. Jadi, bukan cuman hemat tapi juga menambah skill baru dalam meracik kopi.

Cari Alternatif Coffee Shop Lokal yang Lebih Murah

Banyak orang yang berpikir bahwa kalau ngopi haruslah di tempat yang fancy dengan harga untuk segelas kopi yang lumayan mahal. Padahal, ada alternatif lain yang lebih ramah di kantong dan soal rasa tidak kalah enak. Salah satunya yaitu mencoba di coffee shop lokal. 

Coffee shop lokal umumnya menawarkan harga yang relatif lebih terjangkau jika dibandingkan dengan kafe besar atau brand ternama seperti Starbucks dan lainnya. Menariknya rasa kopi di coffee shop lokal yang disajikan pun tidak kalah enaknya bahkan punya rasa yang lebih khas sebab punya racikan sendiri dan kopi yang fresh dari petani lokal.

Soal desain dan interior pun tidak kalah, pasalnya seringkali punya suasana yang hangat dan nyaman, cocok buat kamu yang sekedar ingin nongkrong atau bekerja dengan tenang. 

Selain itu dengan memilih membeli di coffee shop lokal, kamu bukan hanya menghemat pengeluaran, tapi juga mendukung usaha kecil dan menengah di tempat kamu.

Kurangi Frekuensi Nongkrong

Kalau kondisi keuangan kamu sedang terbatas dan ingin menghemat anggaran, maka salah satu cara yang cukup efektif yaitu mengurangi frekuensi nongkrong. Pasalnya, setiap kali kamu nongkrong maka kamu perlu merogoh kocek untuk membayar secangkir kopi, tak jarang juga tergoda untuk memesan tambahan makanan ringan yang membuat biaya buat nongkrong semakin membengkak.

Misalnya, kalau kamu sering ngumpul bersama teman untuk nongkrong dan ngopi dua hingga tiga kali seminggu, cobalah untuk mengurangi jadi satu kali seminggu saja, anggaran untuk pengeluaran bulanan kamu pun bisa kamu tekan hingga setengah anggaran. 

Selain itu, mengurangi intensitas buat nongkrong bukan berarti bahwa kamu harus berhenti total. Sebab, kamu masih bisa sesekali ke coffee shop misal untuk bertemu teman, urusan pekerjaan, atau hanya membutuhkan suasana baru. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati hobi ngopi tanpa membuat dompet kamu menipis.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menghemat anggaran buat ngopi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.