Estimasi Biaya Traveling ke Jepang 7 Hari, Cocok untuk Pemula!
highlight: Panduan lengkap, ringan, dan berbasis riset untuk membantu Anda menghitung biaya liburan ke Jepang selama 7 hari—mulai dari tiket pesawat, penginapan, makan, transportasi, itinerary, hingga tips hemat yang bisa langsung diterapkan.
Editor Hartaku
Content Writer
24 Desember 2025

Merencanakan liburan ke Jepang untuk pertama kali memang menyenangkan, tapi di saat yang sama, Anda pasti ingin tahu dulu berapa estimasi biaya yang harus disiapkan. Jepang punya reputasi sebagai negara yang rapi, aman, dan mudah dijelajahi, sehingga cocok untuk Anda yang ingin liburan luar negeri.
Sebelum menentukan kota yang ingin dikunjungi dan aktivitas yang ingin dicoba, mengetahui gambaran biaya adalah langkah paling penting. Dengan perhitungan yang tepat, Anda bisa menyesuaikan itinerary nya sesuai anggaran.
Kenapa Jepang Cocok Untuk Traveling 7 Hari?
Kalau Anda baru pertama kali ke Jepang, durasi 7 hari itu pas. Tidak terlalu lama, tapi cukup untuk menjelajahi Tokyo, Osaka, Kyoto, atau satu kota tambahan tanpa terburu-buru. Negara ini juga terkenal aman, transportasinya nyaman, dan makanannya pun mudah disesuaikan dengan budget.
Selain itu, Jepang punya infrastruktur wisata yang ramah turis. Informasi rute kereta, restoran, hingga tempat wisata tersedia lengkap di aplikasi seperti Google Maps atau Navitime. Sekarang, tinggal pastikan anggaran tersusun rapi supaya perjalanan nantinya jadi lebih tenang.
Gambaran Total Biaya Traveling ke Jepang 7 Hari
Untuk liburan 7 hari, estimasi biaya umum berada di kisaran berikut:
Hemat: Rp 13 juta – Rp 18 juta
Menengah: Rp 20 juta – Rp 28 juta
Nyaman / Premium: Rp 30 juta – Rp 45 juta
Estimasi ini sudah termasuk tiket pesawat, hotel, makan, transportasi, dan beberapa aktivitas populer seperti USJ atau Disneyland.
Biaya Tiket Pesawat ke Jepang
Harga tiket pesawat merupakan komponen biaya terbesar. Berdasarkan pengecekan di Traveloka, Japan Airlines, ANA, Garuda Indonesia, dan AirAsia (2025):
Jakarta – Tokyo (PP): Rp 6 juta – Rp 11 juta
Jakarta – Osaka (PP): Rp 7 juta – Rp 12 juta
Faktor yang memengaruhi harga:
musim liburan (sakura, musim panas, akhir tahun)
tanggal keberangkatan (weekday lebih murah)
jenis bagasi
rute langsung atau transit
Tips mendapatkan harga pesawat lebih murah:
pesan 2–3 bulan sebelum keberangkatan,
manfaatkan promo maskapai seperti AirAsia Big Sale,
gunakan fitur price alert di OTA.
Biaya Penginapan Selama 7 Hari
Pilihan penginapan di Jepang bervariasi, dari capsule hotel hingga hotel menengah.
Estimasi harga per malam:
Capsule hotel: Rp 250 ribu – Rp 350 ribu
Business hotel: Rp 600 ribu – Rp 1 juta
Hotel menengah: Rp 1,2 juta – Rp 2 juta
Rekomendasi area untuk pemula:
Tokyo: Shinjuku, Ueno, Ikebukuro
Osaka: Namba, Umeda
Kyoto: Gion, Kawaramachi
Tips hemat penginapan:
cari hotel dekat stasiun agar hemat waktu dan biaya transportasi,
pilih kamar tanpa sarapan karena sarapan konbini jauh lebih murah,
booking jauh hari sebelum keberangkatan.
Biaya Makan di Jepang per Hari
Makan di Jepang bisa sangat fleksibel. Berdasarkan harga rata-rata dari Google Maps dan ulasan wisatawan, estimasi biaya makan per hari adalah:
Hemat: Rp 120 ribu – Rp 200 ribu (makan konbini & fast food)
Menengah: Rp 250 ribu – Rp 400 ribu (ramen, donburi, restoran lokal)
Nyaman: Rp 500 ribu – Rp 800 ribu (izakaya, restoran tematik)
Contoh harga makanan Jepang:
Gyudon Yoshinoya: Rp 55 ribu – Rp 75 ribu
Ramen Ippudo: Rp 120 ribu – Rp 160 ribu
Bento konbini: Rp 40 ribu – Rp 70 ribu
Sushi train: Rp 15 ribu – Rp 25 ribu per piring
Biaya Transportasi di Jepang
Transportasi Jepang nyaman, cepat, dan tepat waktu, tapi biaya bisa cepat naik jika tidak diatur. Berikut gambaran biaya:
Harga Tiket Harian Kereta
Metro Tokyo: Rp 25 ribu – Rp 45 ribu sekali jalan
Osaka Metro: Rp 20 ribu – Rp 35 ribu sekali jalan
Kereta bandara (Narita Express/Kansai Express): Rp 150 ribu – Rp 300 ribu
IC Card
Kartu transport seperti Suica atau Icoca sangat membantu.
Deposit kartu: Rp 70 ribu
Bisa dipakai untuk kereta, bus, vending machine, hingga minimarket
Transportasi Antar Kota
Jika Anda berpindah antar kota:
Tokyo – Osaka (Shinkansen): Rp 1,4 juta – Rp 1,7 juta
Tokyo – Kyoto: Rp 1,3 juta – Rp 1,6 juta
Harga JR Pass Terbaru (Opsional)
Menurut situs resmi JR Pass (2025):
JR Pass 7 hari: Rp 7,5 juta – Rp 8 juta
Cocok jika Anda melakukan perjalanan jauh seperti:
Tokyo – Kyoto – Osaka – Hiroshima – Tokyo
Kurang cocok jika hanya fokus 1–2 kota.
Rencana Itinerary 7 Hari
Berdasarkan top destinasi dari Japan-Guide, berikut rekomendasi itinerary yang cocok untuk pemula selama 7 hari.
Hari 1 – Tiba di Tokyo
Check-in
Jalan santai di sekitar hotel
Makan malam sederhana
Hari 2 – City Tour Tokyo
Shibuya Crossing
Harajuku
Shinjuku
Tokyo Tower / Skytree
Hari 3 – Disneyland / DisneySea atau Wisata Lain
Tiket: Rp 1,2 juta – Rp 1,4 juta
Hari 4 – Pindah ke Osaka/Kyoto
Shinkansen
Check-in
Kuliner malam di Dotonbori
Hari 5 – Kyoto
Fushimi Inari
Gion
Kiyomizudera
Hari 6 – Osaka
Osaka Castle
Shinsaibashi
USJ (opsional)
Hari 7 – Pulang ke Indonesia
Belanja menit terakhir
Ke bandara
Total Estimasi Biaya untuk 7 Hari
Hemat
Pesawat: Rp 6 – Rp 7 juta
Hotel: Rp 2 – Rp 3 juta
Makan: Rp 1 – Rp 1,5 juta
Transportasi: Rp 1,2 juta
Aktivitas: Rp 1 juta Total: Rp 12,5 – 14,7 juta
Menengah
Pesawat: Rp 8 – Rp 10 juta
Hotel: Rp 4 – Rp 6 juta
Makan: Rp 2 – Rp 3 juta
Transportasi: Rp 1,5 juta
Aktivitas: Rp 2 juta Total: Rp 17,5 – 22,5 juta
Premium
Pesawat: Rp 11 – Rp 15 juta
Hotel: Rp 7 – Rp 12 juta
Makan: Rp 3 – Rp 6 juta
Transportasi: Rp 2 juta
Aktivitas: Rp 4 – Rp 7 juta Total: Rp 27 – 42 juta
Tips Liburan Murah ke Jepang
Meskipun Jepang dikenal sebagai negara yang cukup mahal, tapi selalu ada banyak cara untuk menghemat biaya. Tips berikut mungkin bisa membantu Anda memangkas pengeluaran sekaligus membuat itinerary lebih efisien.
1. Hindari Musim Paling Ramai
Harga tiket pesawat dan hotel bisa melonjak drastis saat:
musim sakura (Maret–April),
Golden Week (akhir April–awal Mei),
liburan musim panas (Juli–Agustus),
liburan akhir tahun.
Melansir dari Japan-Guide, pilih perjalanan di bulan shoulder season seperti Februari, Mei, atau Oktober agar biaya jauh lebih terkendali.
2. Pilih Area Penginapan yang Strategis Namun Terjangkau
Anda tidak harus menginap di Shinjuku atau Shibuya. Banyak area lain yang lebih ramah biaya namun tetap nyaman:
Tokyo: Ueno, Ikebukuro, Nippori,
Osaka: Tennoji, Nippombashi,
Kyoto: Kawaramachi, Kyoto Station area.
Harga hotel di area ini bisa 20–40% lebih murah dengan akses kereta yang tetap mudah.
3. Makan di Konbini, Restoran Lokal, atau Family Restaurant
Selain murah, pilihan makanannya juga beragam.
Bento konbini: Rp 40 ribu – Rp 70 ribu
Yoshinoya / Sukiya / Matsuya: Rp 55 ribu – Rp 90 ribu
Family restaurant seperti Saizeriya: mulai Rp 50 ribu – Rp 120 ribu
Cara ini bisa memangkas biaya makan harian hingga 50% dibanding makan di restoran turis.
4. Gunakan IC Card untuk Transportasi Harian
Kartu seperti Suica atau Icoca:
mempercepat proses naik kereta,
mencegah kesalahan pembelian tiket,
membantu Anda mengontrol sisa saldo transport.
Anda juga bisa memanfaatkan Tokyo Subway Pass jika banyak keliling dalam sehari.
5. Hitung Kembali JR Pass
JR Pass tidak selalu hemat. Cocok jika Anda melakukan perjalanan jauh seperti:
Tokyo – Kyoto – Osaka – Hiroshima – Tokyo.
Jika hanya keliling Tokyo dan Osaka, biasanya lebih murah beli tiket satuan.
6. Manfaatkan Tempat Wisata Gratis
Jepang punya banyak spot gratis yang indah dan ikonik:
Asakusa Sensoji,
Shibuya Crossing,
Ueno Park,
Fushimi Inari Shrine,
Osaka Castle Park (halaman luar),
berbagai distrik belanja.
Gabungkan spot gratis ini dalam itinerary untuk menghemat biaya aktivitas.
7. Belanja Suvenir di Tempat yang Tepat
Harga suvenir bisa sangat berbeda antar lokasi. Tempat yang lebih murah:
Don Quijote (Donki),
Daiso,
area Asakusa,
Namba (Osaka).
Hindari beli suvenir di bandara karena harganya bisa dua kali lipat.
8. Gunakan Pocket WiFi Berbagi atau eSIM
Jika traveling berdua atau lebih:
sewa satu pocket WiFi dan dipakai bersama,
atau gunakan eSIM yang lebih murah.
Biayanya berkisar Rp 30 ribu – Rp 50 ribu per hari.
9. Bawa Botol Minum Sendiri
Air minum di Jepang aman dari keran umum dan banyak water station tersedia di stasiun atau taman. Ini membantu Anda menghemat Rp 10 ribu – Rp 15 ribu per botol setiap hari.
10. Gunakan Loker Umum dengan Bijak
Jika Anda sering berpindah kota, loker di stasiun bisa membantu. Tapi biayanya:
kecil: Rp 50 ribu
sedang: Rp 70 ribu
besar: Rp 100 ribu
Gunakan hanya jika perlu agar biaya tidak menumpuk.
Dengan menerapkan tips-tips ini, biaya liburan Anda bisa turun cukup signifikan tanpa mengurangi keseruan perjalanan.
Penutup
Liburan 7 hari ke Jepang sangat memungkinkan tanpa anggaran besar. Selama Anda merencanakan biaya pesawat, makan, transportasi, dan aktivitas dengan benar, perjalanan Anda dijamin nyaman dan menyenangkan. Jepang cocok untuk pemula, aman, dan penuh pengalaman menarik.
Kalau Anda ingin destinasi luar negeri yang lengkap, mudah dijelajahi, dan tetap ramah di kantong, Jepang bisa jadi pilihan terbaik.
Artikel Terkait
Lihat Semua
15 Januari 2026
Biaya Traveling ke Raja Ampat 4 Hari 3 Malam: Estimasi Budget dan Tips Hematnya
Highlight: Raja Ampat itu destinasi yang selalu bikin penasaran, apalagi kalau Anda lagi nyusun rencana liburan 4 hari 3 malam. Biar perjalanan lebih siap, yuk intip estimasi biaya dan hal-hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum berangkat!
EEditor Hartaku
Content Writer

8 Januari 2026
Mau Liburan ke Labuan Bajo? Ini Rincian Budgetnya
Mau Liburan ke Labuan Bajo? Ini Rincian Budgetnya
EEditor Hartaku
Content Writer

